Contoh Teks Pidato untuk Acara Isra' Mi'raj
السلام عليكم ورحمة الله وبر كته
بسم الله الرحمن الرحيم,الحمدلله رب العلمين,وبه نستعين على امورالدنيا
والدين,والصلاةوالسلام على اشرف الانبياءوالمرسلين,سيدناومولانا محمد وعلى اله
وصحبه اجمعين ,امابعد
Kepada yang terhormat
bapak/ibu guru yang kami hormati
Kepada yang terhormat
Dewan juri yang kami hormati
Serta teman-temanku yang
berbahagia
Yang pertama mari kita
panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT.karna berkat rahmat dan hidayahnya sehingga kita dapat berkumpul di
majlis ini dalam keadaan sehat wal’afiat.
Yang kedua mari kita
tingkatkan shalawat serta salam kepada junjungan nabi besar kita Nabi Muhammad
saw.karna berkat bimbingannya sehingga kita berjalan dari jalan kegelapan menuju
jalan yang terang benderang yakni addinul islam,pada pagi hari ini saya membawakan pidato dengan tema:
“Isra’ Mi’raj”
Hadirin yang berbahagia!
Pada bulan rajab, tepatnya
pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian Nabi Muhammad, nabi Muhammad mengalami
2 kejadian, yakni Isra’ dan Mi’raj yang didampingi oleh Malikat Jibril. Yang
pertama adalah Isra’ yakni diberangkatkannya Nabi Muhammad saw., dari masjidil
haram di Mekkah menuju ke masjidil aqsa di Palestina. Allah berfirman dalam Al
Qur’an surah AL isra’ ayat 1 yang
berbunyi :
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى
بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى
الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آَيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ
الْبَصِيرُ (1)
Artinya:
Maha Suci Allah, yang telah
memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil
Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya
sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Sebelum Nabi Muhammad di
Isra’kan Malaikat Jibril membersihkan dada Nabi Muhammad dengan membasuhnya
dengan air zamzam dan emas yang dipenuhi hikmah dan keimanan. Nabi Muhammad
diIsra’ Mi’rajkan dengan mengendarai Burok, pada saat nabi diisra’kan nabi
Muhammad bersinggah ditempat yang mempunyai keberkahan yakni di
Thaibah(Madinah), di Thursina(Tempat dimana Allah SWT., berbicara dengan nabi
Musa as.,), di Bethlehem(tempat kelahiran nabi Isa as.,)
Yang kedua adalah Mi’raj,
yakni dinaikkan-Nya nabi Muhammad saw., dari masjidil aqsa menuju ke Sidratul
Muntaha. Saat nabi Muhammad dimi’rajkan nabi Muhammad melewati tujuh langit,
pada setiap langit nabi Muhammad bertemu para nabi terdahulu, dan mendapatkan
salam darinya.
·
Di langit pertama Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Adam
as.
·
Di langit kedua Nabi mUhammad bertemu dengan Nabi Isa as.
·
Di langit ketiga Nabi Muhammad bertemu dengan nabi Yusuf
as.
·
Di langit keempat Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Idris
as.
·
Di langit kelima Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Harun
as.
·
Di langit keenam Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi Musa
as.
·
Di langit ketujuh Nabi Muhammad bertemu dengan Nabi
Ibrahim as.
Setelah Nabi Muhammad saw., melewati ketujuh lapisan
langit, nabi Muhammad dinaikkan lagi
oleh Jibril, hingga terdengar keputusan Allah agar Nabi Muhammad menghadap
langsung kepada Allah, setelah itu malaikat Jibril berhenti menemani Nabi
Muhammad.
Saat Nabi Muhammad saw., menghadap langsung kepada Allah
SWT., Allah SWT memberi perintah shalat 50 waktu, setelah itu Nabi Muhammad
turun, hingga bertemu nabi Musa, nabi Musa bertanya kepada Nab Muhammad “Apa
Yang diberikan TuhanMu” Rasulullah menjawab “Dia memberiku perintah shalat 50
waktu” Nabi Musa menjawab “Umatmu tidak akan sanggup melaksanakan shalat
sebanyak 50 waktu, kemblilah dan minta keringanan kepada Tuhanmu” Nabi Muhammad
pun kembali untuk meminta keringanan, dan akhirnya Allah SWT., memberi
pengurangan 10 waktu, setelah itu Nabi Muhammad turun dan akhirnya bertemu Nabi
Musa, dan terjadilah percakapan yang sama, dan Nabi Muhammad pun meminta
keringanan kepada Allah SWT., Allah SWT., memberi pengurangan 10 waktu. Nabi
Muhammad pun turun dan bertemu Nabi Musa, dan
terjadi kejadian yang sama, sampai Nabi Muhammad meminta keringnan sehingga
menjadi 5 waktu.
Hadirin yang berbahagia!
Sekian yang dapat saya sampaikan, semoga apa yang saya sampaika dapat bermanfaat bagi kita semua, aamiin aamiin aamiin ya rabbal 'alamiin. apabila terdapat salah kata maupun sikap, saya mohon maaf setulus-tulusnya
السلام عليكم ورحمة الله وبر كته
0 comments