Kondisi sosisal dan ekonomi Makkah pra islam
VISI DAN MISI DAKWAH RASULULLAH
Visi
Menhaden wadah penggerak dan pemersatu Alawiyin di Indonesia
dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas, lahir dan bathin,
sesuai ajaran Islam berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Rasul SAW. Yang berasaskan
Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah beraqidahkan Asy-‘ariyyah.
Misi
Menegakkan, melanjutkan dan menyebarkan risalah Rasulullah
SAW, membina Ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kesadaran dan peran serta Alawiyin
dalam kehidupan bermasyarakat, menciptakan kader – kader dan pemimpin
teladan yang berakhlaqul karimah, menganjurkan kebaikan dan mencegah
kemungkaran.
KONDISI SOSIAL MASYARAKAT MEKKAH PRA ISLAM
Pada
masa sebelum islam di Arab kondisi sosial masyarakatnya sangat memprihatinkan.
Banyak terdapat tradisi-tradisi yang menyimpang. Maraknya perjudian,
peperangan, perzinaan, pembunuhan, dll. Sehingga pada masa ini dikenal dengan
sebutan zaman jahiliyah (kebodohan). Pada era globalisasi sekarang ini,
nilai-nilai dan sistem sekuler dapat masuk dengan mudah dan menyingkirkan
nilai-nilai islami sebagaimana yang Rasulullah ajarkan. Akibatnya, banyak orang
di sebagian belahan dunia yang pola hidupnya serupa atau telah kembali kepada
masa Jahiliyah. Banyak orang yang cerdas dan jenius dengan ilmu pengetahuannya
yang malah menjauh dari agamanya, menghalalkan hal-hal yang haram demi
keuntungan pribadi, saling bermusuhan dan penindasan terhadap yang lebih lemah,
tidak bersyukur atas nikmat Tuhan, banyak perjudian, mabuk-mabukan, pornografi,
memamerkan kecantikan a
tau ketampanan, mempermainkan dan meremehkan pernikahan,
aborsi, prostitusi, dan lain sebagainya. Dengan kata lain, era sekarang ini
bisa juga dikatakan sebagai zaman ‘Jahiliyah ke-2’
KONDISI EKONOMI MASYARAKAT MEKKAH SEBELUM ISLAM DATANG
Ø Bentuk Kehidupan Bangsa Arab
Bangsa Arab pada garis besarnya terbagi menjadi dua bagiain
yaitu penduduk yang tinggal di desa dan penduduk yang tinggal di kota. Penduduk
desa biasanya disebut suku Badui, artinya penduduk pedalaman. Golongan penduduk
inilah yang terbesar jumlahnya. Mata pencaharian mereka adalah berternak.
Ø Tata Sosial Bangsa Arab
Bangsa Arab sebelum datangnya Islam tidak memiliki
pemerintahan yang teratur dan tetap, pada umumnya mereka masih buta huruf.
Walaupun demikian mereka telah mempunyai tatanan masyarakat berdasarkan
kebiasaan-kebiasaan. Mereka memiliki kebiasaan hidup bebas dan berpindah-pmdah
dari satu tempat ke tempat yang lain yang dianggap lebih baik. Kehidupan ini
merupakan pengaruh dari keadaan alam negeri Arab yang bergurun dan
berbukit-bukit.
Respon Masyarakat Mekkah Terhadap Dakwah Nabi Muhammad Saw
Dakwah
islam yang di lakukan Rasulullah Saw, baik secara diam-diam mau pun secara
terbuka, mendapat tanggapan (respon) yang beragama. ada yang menerima dan abnayak
juga yang menolak. sejumlah kecil meraka yang menerima ajaran islam adalah para
sahabat dan keluarga dekat Rasulullah Saw. meskipun ada juga keluarga dekat nya
yang menolak. misalnya Abu Lahab. mereka
yang menerima berusaha secara bersama-sama menyebarkan ajaran di
tengah-tengah kehidupan masyarakat kota mekkah sementara mereka yang menolak,
berusaha menghambat dan menghancurkan dakwah islam.
Melalui pengaruh nya Abu Bakar telah berhasil menarik simpati kawan-kawannya untuk
menerima islam dan membela perjuangan Nabi Muhaammad Saw. dalam menyebarkan
ajaran islam. Di antara mereka yang di ajak masuk islam adalah Usman Bin Affan,
Zubair Bin Awwam, Sa'id Bin Abi Waqash, Arqam Bin Abi Al-Arqam, dan lain-lain.
Dari peran serta mereka ini lah Kemudian agama islam tersebar dan menjadi agama
yang di cintai masyarakat Arab.
0 comments